<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Luforsa Yang selalu tetap berusaha tabah dalam menjalani Hidup ini</title>
<link>http://luforsa.multiply.com/</link>
<description>Ass&#xE3;&#xA3;&#xE3;mm&#xF9;&#xE3;&#xA3;&#xE3;&#xED;k&#xF9;m W&#xE3;r&#xE3;hm&#xE3;t&#xF9;&#xA3;&#xA3;&#xE3;h&#xED; W&#xE3;&#xDF;&#xE3;r&#xE3;k&#xE3;t&#xF9;h &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Special thanks to Allah SWT Rosulullah SAW, &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Ibunda &#x26;amp; Ayahanda ,istri dan anaku Daffa Ubaidillah Muharom Tercinta , serta semuanya yang telah membantu pembuatan site ini.Inilah site Pribadiku yang aku buat, walaupun masih sederhana dan banyak kekurangannya.web ini sengaja saya buat untuk bikin coret-coretan di waktu senggangku, Saya sama sekali tidak berniat untuk melakukan pembajakan dari sumber manapun, semua artikel atau materi yang ada di Website ini merupakan artikel atau berita yang pernah saya baca dan saring, lalu saya dokumentasikan di Website supaya bisa di baca dan di pelajari bersama-sama , Website ini sebagai salah satu cara menyambung silaturahmi antara Saudara ataupun kelanjutan Dakwah, dan kami sama sekali tidak bermaksud untuk komersialisasi. Jika ada kebaikan dan keberhasilan, saya menyatakan syukur alhamdulillah, semoga kesemuanya itu menjadi amal sholih dan bernilai ibadah yang berpahala disisi Alloh SWT bagi kita semua. Akhirnya kami menyadari hanya kepada Alloh SWT jualah memohon pertolongan dan petunjuk-Nya. &#x3C;BR&#x3E;selamat melihat-lihat yaa..trims</description>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 13:41:38 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Sun, 21 Sep 2008 10:35:33 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Luforsa Yang selalu tetap berusaha tabah dalam menjalani Hidup ini</title>
<url>http://images.luforsa.multiply.com/logo</url>
<link>http://luforsa.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>&#x22;Ayah, berapa lama Kita dikubur?&#x22;</title>
<description>&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;Awan&#xA0;sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil&#xA0;Yani&#xA0;berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan&#xA0;lampu merah&#xA0;Karet.&#xA0;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang&#xA0;Es krim&#xA0;sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.&#xA0;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan &#x26;amp; kemudian duduk Di atas seonggok nisan &#x22;Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915:&#xA0;20- 01-1965&#x22;&#xA0;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x22;Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo&#x27;a untuk nenekmu&#x22; Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia &#xA0;mendengarkan ayahnya berdo&#x27;a untuk Neneknya...&#xA0;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x22;Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.&#x22; Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.&#xA0;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;outline-style: none;outline-width: initial;outline-color: initial;line-height: 1.22em;&#x22;&#x3E;&#x22;Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah...&#x22; Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. &#x22;...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/39/Ayah_berapa_lama_Kita_dikubur</guid>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 10:35:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>&#x22;Bunda, Tolong...&#x22;</title>
<description>&#x3C;p&#x3E;Oleh Ineu&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x22;Masya Allah&#x2026;40, 5 derajat!&#x22; rasanya tak percaya ketika kulihat alat pengukur suhu yang barusan kukempitkan di sela-sela ketiak si sulung. Matanya menatapku dengan sorot sayu padahal belum lama berselang mata itu masih berbinar-binar ceria diiringi senyum penuh rasa bangga manakala menunjukkan kepadaku sebuah kreasinya menyusun balok-balok kayu membentuk kereta api.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x22;Bunda, aku ingin tidur&#x22; suara si sulung tiba-tiba mengagetkanku.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x22;Ya, nak sayang, tidur ya? Bunda kompresin keningmu dengan air ya?&#x22; kataku sambil memeras handukyang telah dicelupkan ke dalam air.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Ia mengangguk lemah. Beberapa detik kemudian handuk kecil itu telah berada di atas keningnya. Ia tersenyum seolah ingin mengucapkan terimakasih. Aku membalas senyumnya dan membisikkan padanya bahwa ia kuat dan akan segera sembuh. Lagi-lagi ia tersenyum dan mengangguk padahal panasnya masih belum turun.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Setelah memastikan bahwa ia bisa kutinggal, aku berniat ke dapur untuk membuat bubur serta sup untuk ia makan. Baru saj...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/38/Bunda_Tolong...</guid>
<pubDate>Mon, 4 Aug 2008 02:34:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kerokan </title>
<description> Angger kena &#x3C;em&#x3E;flu&#x3C;/em&#x3E;, aku paling wedi nek ono watuke. Masiyo pilek, mumet, &#x3C;em&#x3E;deman&#x3C;/em&#x3E; lan awak greges-greges wis ilang, biasane watuke isih keri. Lan biasane nganti suwi banget. Saking suwine nganti weteng lan dadaku lara amarga melu kaguncang-guncang. Unine wis ora &#x3C;em&#x3E;uhuk...uhuk....&#x3C;/em&#x3E;maneh, nanging &#x3C;em&#x3E;grung...grung...&#x3C;/em&#x3E;kaya ana &#x3C;em&#x3E;gema&#x3C;/em&#x3E;ne :P.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Amarga wis diobati werna-werno obat watuk, ora mari-mari, malah awakku dadi ora karu-karuan rasane, aku lagi kelingan ono obat paling ampuh yaiku, kerokan. Maune, aku ngrasa ora perlu lan ora kelingan karo kerokan iki, amarga awakku wis sehat ya mung kerep diselingi watuk. Dadi lagek kelingan kerokan ya...nek wis saben watuk dada lan wetengku melu lara.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pas dikeroki pancen dadi abang ireng gegerku. Kepenak banget rasane, ana hawa anget nang geger. Opomeneh nek ditambahi karo pijetan, wah...wuuenakk. Aku langsung iso turu angler. Wis tau, saking kepenake dikeroki ora krasa nek nganti lecet :D. Biasane sakwise kerokan, paling telung dinane watukku wis ilang, wis mari.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Budh...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/36/Kerokan_</guid>
<pubDate>Sun, 25 May 2008 09:41:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kekuatan petir yang tersembunyi </title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Petir sering terlihat di saat cuaca mendung atau ketika sedang hujan badai. Coba sekali-sekali kamu perhatikan di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Suara itu membuat kita sering menutup telinga kita, bahkan membuat kita bersembunyi ditempat yang menurut kita cukup terlindungi. Mengapa? Karena petir bisa menyambar benda-benda di sekitarnya dan ditempat yang tinggi. Misalnya pohon kelapa atau tiang listrik. &#x3C;BR&#x3E;Dalam beberapa kejadian di Indonesia, petir bisa menyebabkan kematian, seperti pernah terjadi di Batam. Ketika seseorang sedang bermain golf di lapangan terbuka, ia tiba-tiba tersambar petir. Sangat dahsyat ya... Nah, sekarang, teman-teman ingin tahu mengapa suara petir menggelegar sampai menerangi langit? Atau teman-teman ingin tahu seberapa banyak sih cahaya yang dipancarkan petir? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya? Kalau mau tahu, ayo baca kelanjutan artikel ini&#x2026;. &#x3C;BR&#x3E;Dalam ilmu fisika, satu kilatan peti...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/34/Kekuatan_petir_yang_tersembunyi_</guid>
<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 06:40:19 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kado Paling Istimewa untuk Bapak</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=2&#x3E;Oleh: Fathul Abas&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Hari ini terasa panas sekali. Apalagi kalau sedang berdesak-desakan di pasar tradisional seperti ini. Panasnya bahkan terasa berkali lipat. Hari ini aku sedang mencari sesuatu buat ayah. Sesuatu yang spesial buatnya. Besok lusa, bapak berulang tahun. Sudah lama aku tidak merayakan ulang tahunnya. Bahkan, ketemu saja aku tidak pernah. Semua ini karena aku merantau ke kota lain. &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Ah, aku jadi teringat peristiwa itu&#x2026;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Buat apa tho kuliah iku? Bapak yo ora duwe dhuwit, Le, buat bayar. Toh, di rumah ada sawah. Sawah itu aja kamu rawat.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Bapak, aku ora minta Bapak buat bayarin kuliahnya Arman. Arman cuma minta doa restu Bapak. Arman mau kuliah sambil kerja di sana, Pak.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Kerja apa? Lha wong ijazah kamu cuma lulusan SMA.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Ya wis, Bapak juga tau toh kalau ijazah SMA itu tidak ada apa-apanya. Makanya, Bapak izinkan Arman kuliah.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Pokoknya, Bapak ora ngijinin kamu kuliah. Kamu harus tetep di rumah bantu Bapak di sawah.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Aku langsung pergi ke kamar setelah mendengar perkataan bapak....</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/32/Kado_Paling_Istimewa_untuk_Bapak</guid>
<pubDate>Sat, 5 Apr 2008 07:03:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Selamat ulang tahun untuk ananda tersayang Daffa Ubaidillah Muharom </title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Bandung 12 januari 2008 nampak terlihat Wajahnya yang bulat nampak lucu, tersenyum dan tertawa lebar sambil mengeluarkan kata-kata yang sulit sekali di tangkap maknanya. Kaki-kakinya yang montok tertatih-tatih menyeret langkah demi langkah. Baru satu-dua langkah, terduduk. Lalu dengan sigap berdiri lagi, terjatuh lagi! Berulang-ulang! Berpuluh kali! Tak terlihat ada kepenatan atau bayangan rasa bosan di matanya yang hitam bersinar, padahal apa yang dicobanya selalu saja gagal.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Itulah Daffa, putra kecil saya yang manis. Kalimat syukur kami pada Allah SWT tak putus-putus terucap ketika akhirnya istri saya dapat melahirkannya secara normal setahun yang lalu. Moment yang sangat mengharukan sekaligus membahagiakan, &#x3C;BR&#x3E;Belakangan ini, intensitas belajar berjalannya sangatlah tinggi. Apa-apa maunya berdiri, berjalan. Walau langkah yang dimilikinya kadang tak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Daffa selalu membuat langkah besar-besar, padahal untuk menopang tubuhnya saja, kakinya yang wala...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/31/Selamat_ulang_tahun_untuk_ananda_tersayang_Daffa_Ubaidillah_Muharom_</guid>
<pubDate>Sat, 5 Apr 2008 06:57:32 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>langkah cerdas menuju sukses</title>
<description>
KENALI IMPIAN ANDA
Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.
&#x201C;Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil&#x201D;. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.
Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan. 


AMBIL LANGKAH PERTAMA
Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.
Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/reviews/item/2</guid>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 07:43:36 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>CINTA SEPERTI MENUNGGU BUS</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Cinta itu seperti orang yang menunggu bus untuk pergi ke kantor. Sebuah bus datang, dan kamu mengatakan &#x22;Wah..terlalu sumpek dan panas, ngga bisa duduk nyaman nih! Aku tunggu bus berikutnya saja&#x22;&#x3C;BR&#x3E;Kemudian bus berikutnya datang, kamu melihatnya dan berkata&#x22; Aduh busnya kurang asik nih, Gak cakep lagi. Ngga mau ah...&#x22;&#x3C;BR&#x3E;Bus selanjutnya datang, cool dan kamu sangat berminat, tetapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja.&#x3C;BR&#x3E;Bus keempat behenti di depanmu bus itu kosong, cukup bagus tapi kamu bilang &#x22; Ngga ada AC nih, bisa kepanasan dong&#x22; Kamu pun membiarkan bus keempat itu pergi.&#x3C;BR&#x3E;Waktu terus berlalu, dan akhirnya kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat ke kantor.&#x3C;BR&#x3E;Ketika bus ke lima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melopat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bus, bus tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju! Dan kamu baru sadar telah menyia-nyiakan waktumu sekian lama.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Moral dari cerita ini adalah, sering kali seseo...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/30/CINTA_SEPERTI_MENUNGGU_BUS</guid>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 06:32:21 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>orang bodoh vs orang pinter</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Orang bodoh sulit dapat kerja,&#x3C;BR&#x3E;akhirnya di bisnis.&#x3C;BR&#x3E;Agar bisnisnya berhasil,tentu dia&#x3C;BR&#x3E;harus rekrut orang Pintar.&#x3C;BR&#x3E;Walhasil Bosnya orang pintar adalah&#x3C;BR&#x3E;orang bodoh.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang bodoh sering melakukan&#x3C;BR&#x3E;kesalahan,maka dia rekrut orang pintar&#x3C;BR&#x3E;yang tidak pernah salah untuk&#x3C;BR&#x3E;memperbaiki yang salah.&#x3C;BR&#x3E;Walhasil orang bodoh&#x3C;BR&#x3E;memerintahkan orang pintar untuk&#x3C;BR&#x3E;keperluan orang bodoh.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang pintar belajar untuk mendapatkan&#x3C;BR&#x3E;ijazah untuk selanjutnya&#x3C;BR&#x3E;mendapatkan kerja. Orang bodoh&#x3C;BR&#x3E;berpikir secepatnya mendapatkan&#x3C;BR&#x3E;uang untuk membayari proposal yang&#x3C;BR&#x3E;diajukan orang pintar.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang bodoh tidak bisa membuat teks&#x3C;BR&#x3E;pidato,maka di suruh orang pintar&#x3C;BR&#x3E;untuk membuatnya.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus&#x3C;BR&#x3E;sekolah hukum(SH).oleh karena itu&#x3C;BR&#x3E;orang bodoh memerintahkan orang pintar&#x3C;BR&#x3E;untuk membuat undang-undangnya orang&#x3C;BR&#x3E;bodoh.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap&#x3C;BR&#x3E;jual omongan, sementara itu orang&#x3C;BR&#x3E;pintar percaya.Tapi selanjutnya orang&#x3C;BR&#x3E;pintar menyesal karena telah&#x3C;BR&#x3E;mempercayai orang bodoh.&#x3C;BR&#x3E;Tapi toh saat itu orang bodoh sudah&#x3C;BR&#x3E;ada diatas.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Orang bodoh berpikir pendek u...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/29/orang_bodoh_vs_orang_pinter</guid>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 03:34:25 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh</title>
<description>&#x3C;P align=justify&#x3E;Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.  &#x3C;P align=justify&#x3E;Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada &#x22;hati&#x22; untuk menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kita memilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/28/Resep_Ampuh_Jadi_Pribadi_Tangguh</guid>
<pubDate>Sat, 1 Mar 2008 06:21:32 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>SANDAL JEPIT ISTRIKU</title>
<description>    &#x3C;P align=justify&#x3E;Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh... betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan. &#x22;Ummi... Ummi, kapan kau dapat memasak dengan benar...? Selalu saja, kalau tak keasinan...kemanisan, kalau tak keaseman... ya kepedesan!&#x22; Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.&#x22;Sabar bi..., Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul...? &#x22; ucap isteriku kalem. &#x22;Iya... tapi abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini...!&#x22; Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya sudah merebak. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;?*** &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini p...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/27/SANDAL_JEPIT_ISTRIKU</guid>
<pubDate>Sat, 1 Mar 2008 05:52:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kisah Azlina, Saat Dua Jam Mati Suri di MMC Melaka Diperlihatkan Berbagai Kejadian di Akhirat   </title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Sempat dinyatakan meninggal dunia, Aslina alias Iin (23) ternyata mengalami mati suri selama dua jam dan koma dua hari dua malam. Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis itu mengaku selama mati suri, ia diperlihatkan berbagai kejadian alam barzah dan akhirat, serta beberapa kejadian yang menyangkut amal dan perbuatan manusia selama di dunia. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Di hadapan sekitar 50-an orang, terdiri dari pegawai honor tenaga kesehatan Bengkalis, warga masyarakat serta sejumlah wartawan, Aslina, Rabu (3/9) kemarin, di aula studio TV Sri Junjungan Televisi (SJTV) Bengkalis, mengisahkan kejadian ghaib yang dialaminya itu.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Menurut penuturan Iin yang didampingi pamannya, Rustam Effendi, sejak tiga tahun lalu ia menderita penyakit kelenjar gondok alias hiper teroid. Karena penyakitnya itu, Pada 25 Agustus silam, gadis ini ditemani Rustam Effendi berobat ke rumah sakit Mahkota Medical Center (MMC) Malaka. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter mengatakan operasi baru bisa dilakukan setel...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/26/Kisah_Azlina_Saat_Dua_Jam_Mati_Suri_di_MMC_Melaka_Diperlihatkan_Berbagai_Kejadian_di_Akhirat_</guid>
<pubDate>Sat, 1 Mar 2008 05:12:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Analogi yang sederhana tapi Mengagumkan!</title>
<description>&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT color=#3333ff&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.&#x3C;BR&#x3E;Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.&#x3C;BR&#x3E;Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.&#x3C;BR&#x3E;Si tukang cukur bilang,&#x22;Saya tidak percaya Tuhan itu ada&#x22;.&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Kenapa kamu berkata begitu ???&#x22; timpal si konsumen.&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada.&#x3C;BR&#x3E;Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada,&#x3C;BR&#x3E;Adakah yang sakit??,&#x3C;BR&#x3E;Adakah anak terlantar??&#x3C;BR&#x3E;Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan.&#x3C;BR&#x3E;Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.&#x22;&#x3C;BR&#x3E;Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.&#x3C;BR&#x3E;Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.&#x3C;BR&#x3E;Beberapa saat setelah dia meninggalk...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/25/Analogi_yang_sederhana_tapi_Mengagumkan</guid>
<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 09:30:40 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pengemis Buta Dan Rasulullah SAW</title>
<description>&#x3C;FONT face=Arial color=black size=3&#x3E;Di&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;FONT face=Arial color=black&#x3E; sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap&#x3C;BR&#x3E;harinya&#x3C;BR&#x3E;selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,&#x3C;BR&#x3E;&#x22;Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu&#x3C;BR&#x3E;pembohong,&#x3C;BR&#x3E;dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan&#x3C;BR&#x3E;dipengaruhinya&#x22;.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan&#x3C;BR&#x3E;makanan,&#x3C;BR&#x3E;dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang&#x3C;BR&#x3E;dibawanya&#x3C;BR&#x3E;kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang&#x3C;BR&#x3E;menyuapinya&#x3C;BR&#x3E;itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari&#x3C;BR&#x3E;sampai beliau wafat.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Setelah wafatnya Rasulullah SAW,&#x26;nbsp; tidak ada lagi orang yang membawakan&#x3C;BR&#x3E;makanan setiap&#x3C;BR&#x3E;pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat&#x3C;BR&#x3E;Rasulullah SAW yakni&#x3C;BR&#x3E;Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak&#x3C;BR&#x3E;bukan merupakan&#x3C;BR&#x3E;isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya&#x26;nbsp; kepada anaknya itu, &#x22;Anakku,&#x3C;BR&#x3E;adakah kebiasaan&#x3C;BR&#x3E;kekasihku yang belum aku...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/24/Pengemis_Buta_Dan_Rasulullah_SAW</guid>
<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 09:27:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>1 tamparan untuk 3 pertanyaan </title>
<description> Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah&#x3C;BR&#x3E;air.&#x3C;BR&#x3E;Sesampainya di rumah ia mem inta kepada orang tuanya untuk mencari&#x3C;BR&#x3E;seorang&#x3C;BR&#x3E;guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.&#x3C;BR&#x3E;Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang&#x3C;BR&#x3E;kiyai.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanya an&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; saya?&#x3C;BR&#x3E;Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; pertanyaan anda.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Pemuda: Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang p inta r&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; tidak&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; mampu menjawab pertanyaan saya.&#x3C;BR&#x3E;Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:   1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya&#x3C;BR&#x3E;2.Apakah yang dinamakan takdir&#x3C;BR&#x3E;3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp; dibuat&#x3C;BR&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;dari api, tentu tidak...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/23/1_tamparan_untuk_3_pertanyaan_</guid>
<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 09:24:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Aku Ingin Anak Lelakiku Menirumu</title>
<description>&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x3C;font face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang&#x3C;br&#x3E; pada ayahnya: &#x22;Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!&#x22;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Suamiku menjawab: &#x22;Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang&#x3C;br&#x3E; kalau anak lelaki ingin seperti aku.&#x22; &#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. &#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan&#x3C;br&#x3E; perayaannya dengan mengkhatam &#x3C;/font&#x3E;kan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada&#x3C;br&#x3E; suamiku: &#x22;Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.&#x22; &#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata: &#x22;Oh ya. Ide bagus&#x3C;br&#x3E; itu.&#x22;&#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E; &#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya.&#x3C;br&#x3E; Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa.&#x3C;br&#x3E; Apppaa.&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;Lalu ia menunjuk pada dirinya sera...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/22/Aku_Ingin_Anak_Lelakiku_Menirumu</guid>
<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 13:46:31 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title> Music Campuran </title>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/music/item/29/_Music_Campuran_</guid>
<pubDate>Sat, 9 Jun 2007 06:04:34 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PSHT CUP Sewilayah Barat Di bandung 2007</title>
<description>Poto Dokumentasi SHT Cup Sewilayah Barat lokasi di GOR Koni Bandung Pada tgl 1-3 Juni</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/photos/album/20/PSHT_CUP_Sewilayah_Barat_Di_bandung_2007</guid>
<pubDate>Tue, 5 Jun 2007 11:58:54 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>KATA-KATA KASAR</title>
<description>&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x3C;br&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. &#x22;Oh, maafkan saya&#x22; adalah reaksi saya. Ia berkata, &#x22;Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.&#x22; Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal. &#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. &#x22;Minggir,&#x22; kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. &#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku,   &#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x22;Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/21/KATA-KATA_KASAR</guid>
<pubDate>Thu, 24 May 2007 04:05:47 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Cinta dan Perkawinan Menurut Plato</title>
<description>&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x3C;br&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E; Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, &#x22;Apa itu cinta? Bagaimana saya    bisa    menemukannya?&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Gurunya menjawab, &#x22;Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah    kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.    Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya    kamu telah menemukan cinta&#x22; Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama,    dia    kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Gurunya bertanya, &#x22;Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?&#x22;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Plato menjawab, &#x22;Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan    tidak    boleh mundur kembali (berbalik)&#x22;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu    apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil    ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari    bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang    tadi, jadi tak kuambil sebatang...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/20/Cinta_dan_Perkawinan_Menurut_Plato</guid>
<pubDate>Thu, 24 May 2007 03:33:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>KISAH SI PENEBANG POHON</title>
<description>&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x3C;br&#x3E;&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin. &#x3C;br&#x3E;   &#x3C;br&#x3E; Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon. &#x3C;br&#x3E;   &#x3C;br&#x3E; Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, &#x22;Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu&#x22;. &#x3C;br&#x3E;   &#x3C;br&#x3E; Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/journal/item/19/KISAH_SI_PENEBANG_POHON</guid>
<pubDate>Thu, 24 May 2007 02:56:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ngaji </title>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/music/item/23/Ngaji_</guid>
<pubDate>Mon, 21 May 2007 19:21:49 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>FourPlay</title>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/music/item/17/FourPlay</guid>
<pubDate>Thu, 17 May 2007 02:41:56 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Family</title>
<description>NKKBS</description>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/photos/album/19/Family</guid>
<pubDate>Thu, 10 May 2007 00:00:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>The Corcss</title>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/music/item/9/The_Corcss</guid>
<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 02:01:40 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Only When I Sleep</title>
<guid isPermaLink="true">http://luforsa.multiply.com/music/item/6/Only_When_I_Sleep</guid>
<pubDate>Fri, 27 Apr 2007 23:54:35 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>